1. Mengapa Grammar Krusial dalam TOEFL ITP?
Dalam tes TOEFL ITP (Institutional Testing Program), kemampuan tata bahasa diuji secara spesifik dalam Section 2: Structure and Written Expression. Berbeda dengan percakapan kasual sehari-hari, TOEFL ITP menguji Standard Written English—ragam bahasa Inggris formal yang digunakan dalam buku teks akademis, jurnal ilmiah, dan universitas di Amerika Utara.
• Soal 16 – 40: Written Expression (Mendeteksi 1 kata/frasa bergaris bawah yang salah)
• Total Waktu: 25 Menit untuk 40 Soal → Rata-rata 37,5 detik per soal!
2. Kesalahan Fatal Pemula dalam TOEFL Grammar
Lebih dari 70% pemula gagal meraih skor 500+ karena terjebak 3 kebiasaan buruk ini:
- Mengandalkan Terjemahan Kata per Kata: Struktur bahasa Indonesia dan bahasa Inggris berbeda secara fundamental. Menerjemahkan kalimat ke bahasa Indonesia akan menghabiskan waktu 45 detik lebih dan sering mengaburkan ketiadaan Verb utama.
- Mengandalkan "Feeling" (Kedengaran Enak): Pilihan distraktor ETS dirancang khusus agar "terdengar luwes dan alami", padahal memiliki kesalahan fatal seperti dobel subjek atau dangling modifier.
- Tidak Mengenali Pola Berulang: Aturan gramatikal yang diuji ETS selalu berulang pada 36 topik inti. Menguasai 36 topik ini menjamin akurasi di atas 85%.
Ringkasan Materi (Summary)
Memahami arsitektur Section 2 TOEFL ITP, perbedaan ITP vs iBT, alokasi waktu 37.5 detik, dan eliminasi kebiasaan salah pemula.